Skip to content

peran riset pemasaran dan strategi STP

Juli 3, 2011

 

Peran Riset Pemasaran dan Strategi STP

 

 

Definisi Riset Pemasaran

Asosiasi Pemasaran Amerika mendefinisikan Riset Pemasaran (marketing research)

sebagai “fungsi yang menghubungkan konsumen, pelanggan, dan public ke pemasar melalui

informasi-informasi yang digunakan untuk mengidentifikasi dan mendefinisikan peluang dan

masalah pemasaran; melahirkan, memperbaiki, dan mengevaluasi tindakan-tindakan

pemasaran; memantau kinerja pemasaran; dan meningkatkan pemahaman pemasaran sebagai

suatu proses.”

Riset Pemasaran menurut Malhotra (1996) merupakan identifikasi, pengumpulan, analisis

dan penyebarluasan informasi secara sistematis dan obyektif dengan tujuan untuk membantu

manajemen dalam pengambilan keputusan berkaitan dengan identifikasi dan pemecahan

masalah dan peluang dalam bidang pemasaran.

Hampir semua perusahaan melakukan riset atas produk dan pasar mereka, termasuk

potensi pasar, pangsa pasar, analisis pasar, dan peramalan. Perusahaan-perusahaan konsumen

melakukan lebih banyak riset atas produk-produk baru, iklan, dan penjualan dibanding

perusahaan-perusahaan industrial, yang lebih banyak melakukan riset pada trend bisnis,

analisis penjualan, dan ekologi.

Jenis informasi yang dibutuhkan berubah ketika situasi pasar dan persaingan berubah

pada tahap-tahap yang berbeda di dalam daur hidup produk. Sebagai konsuensinya, jenis-

jenis studi riset pemasaran dibutuhkan pada berbagai tahap dalam daur hidup produk. Tanpa

memandang bentuk dan cakupan riset pemasaran, adalah perlu untuk mengikuti enam tahap

di dalam proses riset seandainya penelitian adalah untuk memperkecil besaran kesalahan

secara keseluruhan.

 

Kriteria Riset Pemasaran

a. Relevan

Menghasilkan informasi yang dibutuhkan untuk merespon tantangan atau menyelesaikan

masalah pemasaran yang dihadapi perusahaan.

b. Tepat Waktu

Hasil penelitian selesai tepat pada waktunya

c. Efisien

Setiap riset pemasaran harus memberikan nilai tambah lebih besar dari pada biaya yang

telah dikeluarkan.

d. Obyektif

Agar hasil penelitian berkualitas baik, sehingga kesalahan interpretasi dapat dihindari.

 

Klasifikasi Riset Pemasaran

a. Riset Identifikasi Masalah

Membantu mengidentifikasi masalah yang mungkin tidak atau belum muncul ke

permukaan, namun telah atau bakal terjadi di masa depan.

Riset Identifikasi masalah terdiri dari : riset potensi pasar, riset pangsa pasar, riset citra

merk atau perusahaan, riset karakteristik pasar, riset analisis penjualan, riset peramalan bisnis, dan riset trend bisnis.

b. Riset pemecahan masalah

Digunakan dalam pembuatan keputusan untuk memecahkan masalah pemasaran spesifik.

Riset pemecahan masalah meliputi : riset segmentasi, riset produk, riset penetapan harga, riset promosi, riset distribusi.

 

Proses atau Tahap Riset Pemasaran

1. Perumusan masalah

Riset hanya dapat dirancang secara sistematis untuk memberikan informasi berharga

jika masalah yang dihadapi telah dirumuskan secara jelas dan akurat.

2. Menentukan kebutuhan informasi dan sumber data

Sekali masalah telah dirumuskan, jenis-jenis informasi yang dibutuhkan dan sumber-

sumbernya seharusnya dispesifikasi. Ini membantu menentukan kepentingan relatif dari

sumber-sumber informasi alternatif dan memungkinkan para peneliti membuat struktur

desain riset yang lebih baik untuk memperoleh keandalan yang diinginkan.

3. Penentuan desain riset

Desain riset merupakan kerangka atau cetak biru untuk melaksanakan proyek riset

pemasaran, yang menjabarkan prosedur untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan

dalam memecahkan masalah riset pemasaran.

Komponen-komponen desain riset:

1. Menentukan desain riset pemasaran (eksploratoris, deskriptif atau kausal).

2. Menentukan informasi yang dibutuhkan.

3. Menetapkan prosedur pengukuran dan skala

4. Menyusun dan melakukan pre-test terhadap kuesioner atau bentuk pengumpulan

data lainnya.

5. Menetapkan proses sampling dan jumlah sample.

6. Menyusun rencana analisis data.

4. Perancangan metode pengumpulan data

 

Strategi STP
Segmentasi pasar adalah pembagian suatu pasar yang heterogen kedalam satuan-satuan pembeli yang homogen, dimana kepada setiap satuan pembeli yang homogen tersebut dijadikan sasaran pasar yang dicapai dengan marketing mix tersendiri. Dengan demikian yang semula pasarnya satu dan luas,kemudian dibagi-bagi atau disegmentasi oleh pemasar menjadi beberapa bagian pasar yang sifatnya homogen. Homogenitas pasar tersebut dicari dan ditentukan sendiri oleh pihak pemasar.
tujuan segmentasi pasar adalah :

1. Pasar lebih mudah di bedakan
2. Pelayanan kepada pembeli menjadi lebih baik
3. Strategi pemasaran menjadi lebih mengarah
strategi dalam targeting merupakan pasar yang memiliki konsumen dengan daya beli yang cukup potensial. strategi pemasaran juga memiliki kekurangan. Kebanyakan para pelaku bisnis yang tidak membedakan konsumen, maka akan memilih target pasar yang paling luas untuk menawarkan produknya. produk yang ditawarkan dapat tertanam pada konsumen yang menjadi sasaran pasarnya. Selain itu pemasaran terkonsentrasi juga lebih menghemat biaya, baik biaya produksi, biaya distribusi maupun biaya promosi. Sebab semuanya hanya fokus pada satu atau dua kelompok konsumen saja.
positioning harus dimulai dengan produk itu sendiri. Untuk mencapai product positioning yang kuat suatu perusahaan perlu melakukan diferensiasi dalam banyak faktor yaitu: teknologi, harga, kualitas, saluran distribusi atau sasaran konsumennya. Positioning merupakan tindakan perusahaan untuk merancang produk dan bauran pemasaran agar dapat tercipta kesan tertentu diingatan konsumen. Sehingga dengan demikian konsumen segmen memahami dan menghargai apa yang dilakukan perusahaan dalam kaitannya dengan para pesaingnya.

From → Uncategorized

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: