Skip to content

konsep dasar pemasaran dan perilaku konsumen

Juli 3, 2011

 

DASAR-DASAR PEMASARAN

Pemasaran telah menjadi faktor kunci suksesnya bisnis. Dan hal ini harus dipahami bukan dalam pengertian lama mengenai penjualan – menjual – tetapi harus dalam pengertian yang baru, yakni pemenuhan kebutuhan pelanggan – pemasaran. Perusahaan-perusahaan masa kini makin banyak menghadapi persaingan ketat dan canggih, dan yang akan keluar sebagai pemenang adalah mereka yang paling pandai membaca keinginan pelanggan dan memberikan nilai tertinggi kepada pelanggan sasaran mereka. Di pasar akan terlihat perbedaan antara pemasar amatir dan pemasar profesional – dari keterampilan mereka di bidang pemasaran.

PENGERTIAN PEMASARAN.

Pemasaran adalah proses sosial dan manajerial dengan mana seseorang atau kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan melalui penciptaan dan pertukaran produk dan nilai. Definisi pemasaran ini didasarkan pada konsep-konsep inti berikut: Kebutuhan, keinginan dan permintaan; produk; utilitas, nilai dan kepuasan; pertukaran, transaksi, dan hubungan; pasar; pemasaran dan pemasar.

  KEBUTUHAN, KEINGINAN DAN PERMINTAAN

Kebutuhan manusia adalah suatu keadaan dirasakannya ketiadaan kepuasan dasar tertentu . Orang membutuhkan pangan, sandang, rumah, rasa aman, rasa memiliki, harga diri dan lain-lain untuk tetap hidup. Kebutuhan-kebutuhan ini tidak diciptakan oleh masyarakat atau oleh para pemasar; kebutuhan ini sudah ada dan terlekat dalam tubuh dan kondisi manusia.

Keinginan adalah kehendak yang kuat akan pemuas spesifik terhadap kebutuhan-kebutuhan yang lebih mendalam tadi . Orang Indonesia membutuhkan makanan dan menginginkan nasi, orang Amerika membutuhkan makanan dan menginginkan hamburger. Pada masyarakat lain, kebutuhan-kebutuhan dipuaskan dengan cara yang berbeda: di Indonesia bagian Timur (Maluku) misalnya, rasa lapar dipuaskan dengan makan sagu, orang Bali memuaskan kebutuhan mereka akan busana dengan pakaian khas di sana, kebutuhan akan penghargaan dipuaskan dengan mengenakan kalung mutiara

Permintaan adalah keinginan akan produk yang spesifik yang didukung dengan kemampuan dan kesediaan untuk membelinya. Keinginan berubah menjadi permintaan bilamana didukung dengan daya beli.

Perusahaan karenanya harus mengukur bukan saja berapa banyak orang yang menginginkan produk mereka tetapi, lebih penting lagi, berapa banyak yang secara nyata bersedia dan mampu membelinya. Pemasar tidak menciptakan kebutuhan; kebutuhan sudah ada sebelum pemasar. Para pemasar, bersama dengan pembawa pengaruh (influencer) lainnya dalam masyarakat, mempengaruhi keinginan.

UTILITAS, NILAI DAN KEPUASAN

Konsumen memandang produk sebagai seuntaian manfaat dan memilih produk yang memberikan untaian yang paling baik bagi uang mereka. Jadi, sebuah mobil Toyota melambangkan pengangkutan pokok, harga beli yang murah, hemat BBM. Sebuah mobil Mercedes membawa kenyamanan, kemewahan, dan status. Orang memilih produk yang atribut-atribut gabungannya memberikan kepuasan yang sebesar-besarnya sesuai dengan keinginan dan sumberdaya mereka.

Konsep pedomannya adalah utilitas (nilai kegunaan). Seseorang akan memperkirakan utilitas dari masing-masing produk dalam memenuhi kebutuhannya. Ia dapat menyusun peringkat produk-produk mulai dari yang paling memenuhi kebutuhan sampai yang paling kurang memenuhi kebutuhan. Utilitas adalah taksiran konsumen mengenai kapasitas keseluruhan suatu produk untuk memuaskan kebutuhannya .

Karena setiap produk mempunyai harga tertentu, maka seseorang akan mempertimbangkan utilitas dan harga produk sebelum menentukan pilihan. Ia akan memilih produk yang menghasilkan utilitas paling besar per rupiah yang dikeluarkannya jika ia orang yang rasional, yang berusaha memaksimalkan utilitas. Ia akan berusaha memaksimalkan nilai, yaitu utilitas per rupiah (atau per dolar).

PASAR

Konsep pertukaran membawa kita kepada konsep pasar.

Pasar terdiri dari semua pelanggan potensial yang mempunyai kebutuhan atau keinginan tertentu yang mungkin bersedia dan mampu melibatkan diri dalam suatu pertukaran guna memuaskan kebutuhan atau keinginan tersebut.

Jadi ukuran pasar tergantung pada jumlah orang yang mempunyai kebutuhan, mempunyai sumber daya (produk) yang menarik bagi pihak lain dan bersedia menawarkan sumber daya ini dalam pertukaran untuk memperoleh apa yang mereka inginkan.

PEMASAR DAN PEMASARAN

Konsep pasar membawa kita kepada kebulatan yang lengkap tentang konsep pemasaran. Pemasaran adalah semua kegiatan manusia yang dilakukan dalam hubungannya dengan pasar. Pemasaran berarti bekerja dengan pasar guna mewujudkan pertukaran potensial untuk kepentingan memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia.

Jika satu pihak lebih aktif dalam mengusahakan terjadinya pertukaran dibandingkan pihak lainnya, kita menamakan pihak pertama sebagai pemasar dan pihak kedua sebagai prospek (calon pembeli). Pemasar adalah seseorang yang mencari sumber daya dari orang lain dan bersedia menawarkan sesuatu yang bernilai sebagai imbalannya .

MANAJEMEN PEMASARAN

Untuk menanggapi proses pertukaran diperlukan sejumlah besar usaha dan keterampilan.Organisasi mempunyai tingkat permintaan yang diinginkan untuk produknya. Pada suatu saat tertentu, mungkin tidak ada permintaan, permintaan yang cukup, permintaan yang tidak teratur, atau terlalu banyak permintaan, dan manajemen pemasaran harus mencari jalan untuk mengatasi keadaan permintaan yang berbeda-beda ini.

Disini kita akan menggunakan definisi (manajemen) pemasaran yang disahkan pada tahun 1985 oleh Asosiasi Pemasaran Amerika (American Marketing Association):

(Manajemen) pemasaran adalah proses perencanaan dan pelaksanaan konsepsi penetapan harga, promosi dan distribusi gagasan, barang dan jasa untuk menghasilkan pertukaran yang memenuhi sasaran-sasaran perorangan dan organisasi .

 

ORIENTASI PERUSAHAAN TERHADAP PASAR

Ada lima konsep yang dapat merupakan dasar pelaksanaan kegiatan pemasaran suatu organisasi:

•  Konsep Produksi

Konsep Produk

•  Konsep Penjualan

•  Konsep Pemasaran

Konsep pemasaran bersandar pada empat tiang utama, yaitu:

•  Fokus Pasar:

•  Orientasi kepada pelanggan

•  Pemasaran Terpadu:

Kebanyakan perusahaan tidak benar-benar menjalankan atau menganut konsep pemasaran sampai mereka dipaksa oleh keadaan, seperti berikut ini:

•  Penurunan Penjualan

•  Pertumbuhan yang lambat

•  Perubahan pola pembelian

•  Peningkatan persaingan

•  Meningkatnya belanja pemasaran

About these ads

From → Uncategorized

Tinggalkan sebuah Komentar

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: